| Erupsi Gunung Merapi sejauh 1,2 km kea rah barat daya Foto : Tangkapan Layar Instagram @InfoSemarang) |
Erupsi ditandai dengan kemunculan Awan Panas Guguran atau APG yang mengarah ke arah barat daya hulu kali krasak dengan estimasi jarak luncur 1.200 meter amplitude maksimum 16.77 mm durasi 172.68 detik. Kejadian ini terjadin sekitar pukul 05.46 WIB.
Walaupun luncuran awan panas tersebut merupakan bagian dari aktivitas dari gunung Merapi yang terus berlangsung, BPPTKG menegaskan bahwa status Gunung Merapi tetap berada pada Level III (Siaga).
"Tetap patuhi rekomendasi dari kami," tulis siaran pers Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta (29/10/2025).
Masyarakat di sekitar lereng Gunung Merapi diminta untuk tetap waspada dan mematuhi rekomendasi resmi dari BPPTKG antara lain yaitu:
- Warga supaya menjauhi Zona Berbahaya
Warga dihimbau supaya tidak melakukan aktivitas apa pun di daerah potensi bahaya. Potensi bahaya saat ini adalah berupa guguran lava dan awan panas di sektor selatan-barat daya.
- Antisipasi Abu Vulkanik
Warga disekitar lereng gunung Merapi uga diimbau untuk mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Merapi yang dapat terjadi tergantung arah angin.
- Waspada Bahaya Lahar
Tetap Waspada terhadap adanya bahaya lahar terutama Ketika terjadi hujan di sekitar puncak dan lereng Merapi, karena material vulkanik yang menumpuk di puncak dapat terbawa air hujan turun ke lereng gunung.
BPPTKG akan terus memantau aktivitas Merapi secara intensif. Data pemantauan deformasi (perubahan bentuk) dan kegempaan menunjukkan bahwa potensi bahaya masih berada di dalam area yang telah ditetapkan.
Posting Komentar untuk "Peringatan Dini Erupsi Gunung Merapi: "Wedhus Gembel" Meluncur 1,2 Km ke Barat Daya"