![]() |
| Kegiatan Event “Spooktober25” di Taman Kyai Langgeng Magelang, Foto: Dok. Radar.big/Dimas Alfa |
RADARBIG - Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh pengembangan potensi dan kreativitas mahasiswa Universitas Tidar (Untidar). Sinergi ini terwujud melalui partisipasi aktif dan apresiasi terhadap berbagai event yang diselenggarakan mahasiswa Untidar sepanjang bulan Oktober 2025 salah satunya adalah event yang bertajuk “Spooktober25” di Taman Kyai Langgeng (TKL) Ecopark Magelang.
Dukungan Pemkot Magelang ini bukan hanya sebatas kehadiran, melainkan sebagai bentuk pengakuan bahwa mahasiswa adalah agen perubahan yang memiliki peran strategis dalam memajukan daerah.
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari mulai kamis (30/10/2025) hingga Minggu (2/11/2025) ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berkreasi sekaligus mendorong geliat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif kota Magelang.
Acara ini digagas oleh mahasiswa Rombel K1 Program Studi S1 Pariwisata Untidar sebagai bagian dari praktik Project Based Learning (PJBL) pada mata kuliah Event dan MICE. Ketua pelaksana, Arlan Robbi Pratama, menjelaskan bahwa konsep Halloween dipilih untuk menghadirkan suasana berbeda dan menarik minat masyarakat.
“Kami ingin menghadirkan konsep yang unik sekaligus mengangkat potensi wisata kota. Spooktober bukan sekadar perayaan halloween, tetapi juga ruang pembelajaran dan pengembangan kreativitas mahasiswa,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan Spooktober25 menampilkan beragam aktivitas menarik seperti live music, tarot reading, escape room, tari kreasi, hingga Rocktober Night yang berkolaborasi dengan Komunitas Rock Lintas Indonesia (KRLI). Puncak acara diisi dengan pertunjukan DJ Party dan penampilan band lokal Hexa Band. Pada hari terakhir, suasana dibuat lebih hangat dengan lomba mewarnai untuk anak-anak TK dan SD, sebagai bentuk inklusivitas acara.
Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono turut hadir meninjau langsung jalannya kegiatan dan menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa serta pihak kampus atas inisiatif mereka dalam memajukan pariwisata kota.
“Acara-acara seperti ini akan terus kami dukung. Mahasiswa dan komunitas perlu ruang berekspresi, dan pemerintah siap memfasilitasi kegiatan kreatif yang berdampak positif bagi masyarakat,” tuturnya.
Ia juga berpesan agar seluruh pihak menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
“Yang penting, suasana kota tetap kondusif sehingga kegiatan seperti ini dapat berlanjut di masa mendatang,” tambahnya.
Koordinator Program Studi S1 Pariwisata Untidar, Kenyo Kharisma Kurniasari, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara akademisi, pemerintah, dan pengelola destinasi wisata.
“Kolaborasi ini bukan hanya ruang belajar bagi mahasiswa, tetapi juga bukti bahwa sinergi antara perguruan tinggi, komunitas, dan pemerintah dapat menghasilkan inovasi dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan,” jelasnya.
Selain sebagai sarana edukasi dan hiburan, Spooktober25 juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM lokal melalui area kuliner dan stand produk kreatif. Antusiasme masyarakat terlihat dari tiket yang terjual habis setiap hari.
Salah satu pengunjung, Ichsan Toha, mengaku terkesan dengan suasana acara.
“Seru banget! Di Magelang biasnya perayaan Halloween Cuma diselenggarakan di café, namun acara Spooktober ini dilakukan pada destinasi wisata kota yang membuat pembeda dengan yang lain. Semoga tahun depan ada lagi dan lebih besar,” katanya.
Dengan dukungan lintas sektor dari pemerintah, kampus, komunitas, dan pelaku usaha, Kegiatan Spooktober25 menjadi bukti bahwa kolaborasi kreatif dapat menghidupkan kembali pariwisata kota sekaligus memperkuat ekonomi lokal.
Melalui sinergi yang terjalin erat ini, Untidar dan Pemkot Magelang siap bersama-sama mewujudkan Magelang sebagai kota pendidikan dan jasa yang inovatif, sekaligus melahirkan generasi muda yang siap memimpin di masa depan.



Posting Komentar untuk "Sinergi Pemkot Magelang dan Untidar: Pemerintah Dukung Penuh Kreativitas Mahasiswa melalui Event “Spooktober25”"