Tips Praktis: Cara Mencuci Tumbler agar Bersih Maksimal, Bebas Kuman, dan Tidak Berbau Apek

Ilustrasi cara mencuci Tumbler supaya bersih, bebas kuman dan tidak bau apek, Foto: Istockphoto

RADARBIG - Tumbler atau botol minum telah menjadi bagian penting dari gaya hidup sehat dan ramah lingkungan. Namun, karena sering digunakan berulang kali untuk berbagai jenis minuman (kopi, teh, air putih, atau infused water), tumbler rentan menjadi sarang kuman dan meninggalkan bau tak sedap jika tidak dicuci dengan benar.Agar awet, merawat tumbler sangat diperlukan salah satu caranya dengan mencuci.

Mencuci tumbler dengan benar menjadi hal penting untuk menjaga kebersihan, kesehatan, dan mencegah timbulnya bau tidak sedap setelah penggunaan tumbler. Banyak orang sering mengabaikan hal tersebut. Padahal sisa minuman, terutama teh, kopi, jus, atau susu, bisa menjadi media berkembangnya bakteri dan jamur di dalam tumbler.

Berikut beberapa tips praktis cara mencuci tumbler untuk memastikan tumbler kamu selalu bersih, higienis, dan bebas bau yang sudah radarbig rangkum dari berbagai sumber:

1. Rutin Dicuci usai Digunakan

Salah satu kesalahan paling umum yakni menunda atau tidak segera mencuci botol minum setelah digunakan. Sisa minuman yang tertinggal akan menempel di permukaan dalam tumbler dan menjadi sumber bakteri. Untuk menjaga kebersihan, sebaiknya botol minum langsung dicuci setelah habis minum.

Jika tidak sempat mencuci, bilas terlebih dahulu dengan air bersih agar sisa minuman tidak mengendap di dalam tumbler. Menunda pencucian pada tumbler yang usai diisi minuman manis atau berbahan susu, bisa mempercepat pertumbuhan mikroorganisme yang menyebabkan bau tidak sedap.

2. Gunakan Air Hangat dan Sabun

Air hangat lebih efektif dalam melarutkan sisa minuman, minyak, atau lemak yang menempel di dinding tumbler. Sabun cuci piring yang lembut juga bisa membantu menghilangkan kotoran dan bau. Tuangkan air hangat ke dalam botol, tambahkan sabun secukupnya, kemudian gunakan sikat botol untuk membersihkan seluruh bagian dalam.

Pastikan untuk menjangkau seluruh permukaan, termasuk bagian dasar botol yang sering sulit dijangkau. Gosok bagian dalam dengan lembut tapi menyeluruh sangat penting agar kotoran tidak tertinggal di botol minum.

3. Bersihkan Tutup dan Sedotan

Tutup botol, terutama yang memiliki mekanisme flip atau sedotan, merupakan area yang paling sering menjadi tempat menumpuk kotoran dan jamur. Banyak orang mencuci bagian dalam botol, namun lupa membersihkan tutup atau sedotan. Hal tersebut bisa menyebabkan bau tetap muncul meski botol terlihat bersih.

Untuk membersihkan tutup dan sedotan, lepaskan semua bagian yang dapat dilepas, kemudian gunakan sikat kecil atau cotton bud untuk menjangkau sela-sela. Pastikan tidak ada sisa minuman atau kotoran yang tertinggal di bagian yang sulit dijangkau.

4. Gunakan Baking Soda atau Cuka untuk Hilangkan Bau Tak Sedap

Jika botol minum kamu sudah terlanjur berbau, bahan alami seperti baking soda atau cuka putih bisa membantu menetralisir aroma tak sedap.

Hal yang perlu diperhatikan ketika mencuci Tumbler yaitu:

-  Jangan gunakan pemutih (bleach) pada tumbler berbahan stainless steel (besi tahan karat), karena dapat merusak lapisan dan menyebabkan korosi.

-  Perhatikan Instruksi Pabrik: Beberapa tumbler dengan lapisan khusus atau cat tidak disarankan dicuci dengan mesin pencuci piring (dishwasher) atau direndam air mendidih.

-  Cek Karet Segel: Ganti karet segel jika sudah mulai longgar, retak, atau tidak bisa dihilangkan baunya lagi, untuk menjaga tumbler tetap kedap udara.

Posting Komentar untuk "Tips Praktis: Cara Mencuci Tumbler agar Bersih Maksimal, Bebas Kuman, dan Tidak Berbau Apek"